Kamis, 13 Februari 2014

CARA MEMBUAT FOLDER OPL DI HDD

Okley... Kita kembali ke Labtoop...
Maksudnya kembali kepokok bahasan....
Membuat partisi di harddisk internal dasar-dasarnya sudah dijelaskan pada postingan terdahulu yang bisa juga diterapkan untuk Instalasi OPL di harddisk internal, dan pada kesempatan ini saya coba jelaskan lebih khusus lagi untuk OPL.

Software yang digunakan untuk membuat partisi di harddisk internalnya bisa menggunakan UlaunchELF yang prosesnya agag sedikit lambat dan cukup merepotkan , bisa juga membuat partisi harddisk PS2nya dilakukan di PC dengan menggunakan software PS2 PFS Explorer yang prosesnya lebih cepat dari pada menggunakan Ulaunchelf.
Dan kedua cara tersebut akan dijelaskan semua pada postingan kali ini, karena masing-masing sebenarnya memiliki kelebihan yang sifatnya relatif kepada setiap pengguna.
Kita mulai dari membuat partisi harddisk internalnya dengan UlaunchELF.

Karena yang digunakan membuat partisi adalah UlaunchELF (ule), dimana UlaunchELF ini merupakan salasatu aplikasi yang jalan di PS2, maka tentunya teman" akan membuat partisi harddisknya langsung dari console PS2, maka cara membuatnya sebagai berikut:
Jalankan UlaunchELF dan masuk di FileBrowser, setelah itu pilih path MISC/ dan tekan ,



Setelah itu akan masuk kemenu tools dari UIaunchELF yang diantaranya sebagai berikut :

PS2Browser
PS2Disc
PS2Net
PS2PowerOff
HddManager
TextEditor
JpgViewer
Configure
Load CNF --
Load CNF ++
Set CNF_Path
Load CNF
ShowFont
Debug Info
About uLE
USDSYS

Seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Selanjutnya pilih HddManager dan tekan , dan tunggu beberapa saat sampai proses pembacaan harddisk internalnya, dan setelah itu pada contoh ini akan seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Selanjutnya tekan R1 untuk munculkan Menu dan pilih Create, seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Selanjutnya tekan .

Kemudian tulis nama partisinya menjadi OPL, seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Pilih OK dan tekan , setelah itu tentukan besar kapasitas partisi yang dibuat seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Untuk mengubah besar kapasitas partisi, tekan tombol Dpad kanan., dan setelah itu tekan .
Kemudian akan muncul konfirmasi lagi menanyakan akan membuat sebuah partisi baru seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Pilih OK dan tekan .

Tunggu hingga prosesnya selesai, dan setelah itu maka partisi +OPL akan selesai dibuat dan berada pada bagian paling bawah seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Sekarang keluar dari HDD Manager dengan menekan dan kembali ke FileBrowser.

Selanjutnya pilih path hdd0:/ dan tekan , tunggu beberapa saat hingga data/partisi diharddisk internalnya selesai dibaca, dan pada contoh ini akan seperti gambar dibawah ini.


Masuk didalam partisi +OPL dengan memilihnya dan menekan .
Selanjutnya kita buat beberapa folder lagi untuk keperluan OPL, diantaranya folder yang kita buat adalah

Folder ART
Folder THM
Folder VMC


Setelah itu tekan R1 untuk memunculkan menu dan pilih New Dir seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Tekan , kemudian tulis nama folder yang ingin dibuat, umpamanya seperti pada contoh dibawah ini nama folder yang saya buat pertama adalah ART.



Setelah nama foldernya selesai ditulis, kemudian pilih OK dan tekan , maka folder dengan nama ART akan selesai dibuat.
Selanjutnya buat lagi folder lainnya dengan cara seperti sebelumnya, dan setelah semua folder selesai dibuat akan seperti pada contoh gambar dibawah ini.

Okey...
Ketiga foldernya sudah selesai dibuat, dan masing-masing folder diisi dengan
  • Untuk folder ART diisi gambar untuk keperluan theme OPL (jika menginginkannya) diantaranya adalah gambar cover, gambar icon, serta gambar background.
  • Untuk folder THM diisi dengan themes OPL (jika menginginkannya).
  • Untuk folder VMC diisi dengan file virtual mc jika teman" menggunakan OPL+VMC (jika menginginkannya. 
Seperti pada contoh gambar dibawah ini pada folder ART setelah terisi gambar yang diperlukan.


Sementara pada folder THM setelah saya isi dengan beberapa tema dari OPL new gui akan seperti pada contoh gambar dibawah ini.


Dan pada folder VMC seperti pada contoh gambar dibawah ini setelah saya masukkan satu file virtual mc yang diperuntukkan buat WE10 sebagai contoh buat tulisan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar